manakala ada waktu
manakala tidak jemu
manakala ingin tahu
manakala mungkin bertemu
kita adalah pelukis di batu
ketika ada suka
ketika tidak duka
ketika ingin cita
ketika mungkin berlara
kita adalah pemahat cinta
maka jadikan embun bagai kaca
atau jadikan mawar bagai swarga
hingga jadikan yang di dada membahana
kita adalah pengembara
(kamar atas, akhir mei 2009)
Kamis, Mei 28, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar